Halo…

Selamat datang di seri blog DartJourney.

Pada seri ini kita akan mempelajari dasar-dasar dari bahasa pemrograman Dart yang dibuat oleh Google untuk digunakan pada kebutuhan pengembangan aplikasi cross-platform / multi-platform. Dart adalah bahasa dasar untuk membuat aplikasi Android, iOS, dan Website. Aplikasi akan berjalan pada platform tersebut dengan hanya satu kode dasar yaitu Dart.

Sebelum kita mulai menulis kode dengan bahasa Dart, pertama kita install Dart SDK terlebih dahulu pada device kita. Ikuti langkah-langkah dibawah:

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dokumentasi dari bahasa pemrograman Dart bisa ke link berikut: https://dart.dev/

Instalasi pada Windows

  • Buka CMD dan ketikkan perintah berikut:
choco install dart-sdk
  • Untuk melakukan upgrade jika sudah terinstall sebelumnya, gunakan perintah berikut:
choco upgrade dart-sdk

Instalasi pada macOS

  • Buka Terminal dan ketikkan perintah berikut. Note: Pastikan device sudah terinstall homebrew
brew tap dart-lang/dart
brew install dart
  • Tunggu sampai proses selesai. Kemudian ketikkan perintah berikut. Note: Pastikan output pada Terminal seperti ini
dart --version
-output-
Dart VM version: 2.8.1 (stable) (Thu Apr 30 09:25:21 2020 +0200)
on "macos_x64"

Oke, lingkungan pengembangan kita sudah siap. Ayo mulai! Pada seri 1 ini kita akan mengenal struktur dasar dari bahasa pemrograman Dart. Kita akan membuat program paling sederhana yang biasanya menjadi ritual saat pertama kali mempelejari sebuah bahasa pemrogaman baru. Yap, Hello World :)

Buka code editor (dalam hal ini saya menggunakan VScode) teman-teman dan ketikkan baris kode berikut. Bagi yang baru mengenal programming jangan khawatir. Kita akan bedah kode per-barisnya.

void main () {
  print("Hello World");
}

Save kode tersebut dalam file dengan ekstensi .dart. Contohnya hello_world.dart. Setelah tersimpan, buka CMD (Windows) atau Terminal (macOS), buka folder dimana teman-teman menyimpan kode dart tersebut.

Jika teman-teman belum akrab dengan perintah Command Prompt, silahkan gunakan Dart Pad (online code editor) pada link berikut: https://dartpad.dev/

Menjalankan aplikasi (CMD/Terminal):

dart hello_world.dart

Output:

Hello World

Bedah Kode

Oke sekarang progam Hello World kita sudah bisa berjalan dengan baik. Dapat berjalan namun tidak memahami maksud dari kode yang kita tulis akan percuma saja. Jadi, yuk kita bedah baris demi barisnya.

Fungsi Main

Pada baris pertama kita mempunyai sebuah fungsi. Bagaimana kita mengenalnya sebagai fungsi? Karena ada awalan keyword void pada pendeklarasiannya.

void main ()

Struktur sebuah fungsi adalah tipe data diikuti dengan nama fungsi dan harus diberi sepasang tanda kurung (buka-tutup). void main () merupakan fungsi utama dari setiap program yang kita tulis dengan bahasa pemrograman Dart. Jadi, saat program kita jalankan, compiler akan mencari fungsi utama yaitu main yang berguna sebagai gerbang awal sebuah program.

Compiler adalah sebuah tools yang digunakan untuk menterjemahkan kode yang kita buat (dalam hal ini Dart) menjadi bahasa yang dimengerti oleh mesin (bahasa Assembly). Prosesnya disebut compiling.

Body Program

void main {

}

Pada kode diatas kita lihat ada sepasang kurung kurawal. Kurung kurawal ini adalah sebagai penanda bahwa itu adalah body dari program kita. Dibagian tersebut tempat kita menulis kode program yang ingin kita jalankan.

Instruksi atau Staatement

print("Hello World");

Kode diatas adalah sebuah instruksi atau statement yang kita berikan kepada komputer melalui bahasa pemrograman untuk menampilkan sebuah teks ke layar. Keyword print adalah fungsi built-in dari Dart yang digunakan untuk menampilkan sesuatu ke layar (console).

Outro

Nah, sekarang kita sudah memahami bagaimana syntax dasar dari bahasa pemrograman Dart. Pada seri berikutnya (Seri 2), kita akan mempelajari basic input-output (IO) pada bahasa pemrograman Dart. Sampai jumpa di seri berikutnya!

Terimakasih!

Buy me a coffeeBuy me a coffee